Deklarasi Perang !!!

Posted on June 10, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: poetry.

The_ant_bully   


          
Aku VS Semut !

    

      Ree^_^Yie

kepada kamu,

aku sebal dengan tingkahmu

yang semakin hari semakin liar

mengincar air di ketelku

ini airku!

kepada kamu,

aku heran dengan hasratmu

setahuku
kau bukan penyuka air kan?

ini bukan dirimu!

kepada kamu,

kau membuatku sadar
semakin kau gencar merebut

semakin kukuh juga ku tetap menjaga

perhelatan ini semakin aku nikmati

aku tak kan resah
tak pula mencoba menyerah!
karena ini hidup kawan

ini masih airku!

catatan : Tuhan, ini aku. Aku tahu saat ini Kau mungkin sedang tersenyum simpul mentertawakan hamba-Mu ini. huff,, lega sudah,, Kau memang selalu mengerti cara untuk meredam amarahku. Kini Kau tunjukkan ’semut’ ini sebagai pembelajaran.

…Tetap bahagia bercengkrama dalam rahasia hanya antara Kau dan aku. Lailla ha illa ALLAH ! ^________^

Coldplay-Yellow

Posted on June 4, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: Lirik Lagu.

Old_phone

      

Coldplay-Yellow

Look at the stars,

Look how they shine for you,

And everything you do,

Yeah they were all yellow,

I came along

I wrote a song for you

And all the things you do

And it was called yellow

So then I took my turn

Oh all the things I’ve done

And it was all yellow

Your skin

Oh yeah your skin and bones

Turn into something beautiful

D’you know you know I love you so

You know I love you so

I swam across

I jumped across for you

Oh all the things you do

Cause you were all yellow

I drew a line

I drew a line for you

Oh what a thing to do

And it was all yellow

Your skin

Oh yeah your skin and bones

Turn into something beautiful

D’you know for you i bleed myself dry

For you i bleed myself dry

Its true look how they shine for you

look how they shine for you

look how they shine for you

look how they shine for you

look how they shine for you

look how they shine

look at the stars look how they shine for you

********************
catatan :

Ini hatiku, Pagi ini indah, lucu, romantis. Bulan ini menyenangkan dan penuh makna. Makasi sayang, tetap menjadi diri sendiri dan saling membahagiakan… Alhamdulillah… (050608, 07.46 WIB)

Dimatamu

Posted on April 10, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: poetry.

Eyeglasses

   

DIMATAMU   Ree^_^Yie      

Ini aku dimatamu,
mungkin masih dalam lapis epidermis
belum kau selusur seluruh sumur
mungkin masih dalam gerak mimik dan kerlingan mata
mungkin masih dalam ukuran centi dan geometri
belum kau ukur seluruh buluh identitas terkubur

Ini aku dimatamu,
mungkin masih dibawah kemilau cahaya
belum kau raba dalam pendar gelap yang kelabu
dan tetapkah kau mengulurkan tanganmu saat itu?

Ini aku dimatamu,
masih dini jalan bagi kita
masih berjuta kerikil menanti…
namun bagi kita,
kan selalu ada satu penunjuk
menuju jalan keabadian
Cinta-Nya!

Ini aku dimatamu,
mungkin masih dalam lapis epidermis saja
tapi aku akan sabar menanti saat itu

Aku dimatamu
Kamu dimataku
Kita melihat diri kita seutuhnya!

…..

sebagai,
para penCinta-Nya


catatan : Tuhan, ini doaku. Malam ini dia mengingatkanku untuk bersujud hati memohon untukku dan untukknya pada-Mu. Jika masih dalam jalan ridho-Mu, kabulkanlah Rabbi.

Jeruji

Posted on April 6, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: poetry.

Tuhanmenguji

  JERUJI
      Ree^_^yie


Ini sayapku,
ingin mengepak
menggapai sejuta bintang
namun terkukung
dalam kepatuhan

haruskah ku berontak ???

atau menyerah saja…

aku hanya bisa pasrah
pada kebaikan.

…………………………………….

catatan :
ini bukan lelucon
ini adalah deklarasi!

Museumku

Posted on April 5, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: poetry.

Museum

 Museumku

         Ree^_^Yie

Sayang, ini hatiku
bagai museum dengan ratusan koleksi memori
ramai dalam kesunyian
ada memori tentang tawa dan kebahagiaan
namun lebih banyak memori tentang luka, airmata dan kerapuhan
kenangan tentang anugerah kehidupan
juga beberapa tentang kenanganmu…

Tapi sayang,
kenanganmu belum bisa kuinventarisasikan
belum pernah aku mengoleksi kenangan seperti ini
setiap pengunjung yang bertanya-pun
belum bisa kuberikan kejelasan
dan ada sejuta tanya tanpa henti tentangmu

Sayang,
bila nanti sudah tiada lagi
jiwa-jiwa yang tertarik mengunjungi museumku
maukah kau terus menyinari kenanganmu
dan menguraikan spektrum cahaya pelangi
yang mewarnai semua koleksinya dengan
satu rasa,,, Cinta

Maukah?

……………………………………………………………………
catatan : Tuhan, ini hatiku. Demi rasa yang tlah Engkau hembuskan di dalamnya. Hanya kepada-Mu aku memohon perlindungan. Semoga selalu terjaga fitrahnya. Dan Engkau Ridhoi jalannya. Rabbi…

Pujaanku

Posted on March 20, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: poetry.

Muhammad_hati_1

   Pujaanku

           Ree^_^Yie

Teruntuk Pujaanku
Demi setiap kata yang terangkai
dari jiwa-jiwa yang mengenangmu
Demi setiap telinga yang mendengar
dan meresapi kembali sosokmu
Demi hati yang tersentuh
dan merindukan kasih sayangmu

……

Semoga Rahmat Allah Ar Rahman Ar Rahiim
selalu tercurah padamu
Ya Rasulullah

catatan : memaknai Maulid Nabi, Pengkajian FOSMA 165 DIY 20 Maret 2008.

Muhammad_cloud

GOD Blessed the Broken Road

Posted on March 10, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: Lirik Lagu.

Hands_4_1

 


 

        Rascal Flatts - Bless The Broken Road Lyrics

I set out on a narrow way many years ago
Hoping I would find true love along the broken road
But I got lost a time or two
Wiped my brow and kept pushing through
I couldn’t see how every sign pointed straight to you

Every long lost dream lead me to where you are
Others who broke my heart they were like northern stars
Pointing me on my way into your loving arms
This much I know is true
That God blessed the broken road
That led me straight to you

I think about the years I spent just passing through
I’d like to have the time I lost and give it back to you
But you just smile and take my hand
You’ve been there you understand
It’s all part of a grander plan that is coming true

Every long lost dream lead me to where you are
Others who broke my heart they were like northern stars
Pointing me on my way into your loving arms
This much I know is true
That God blessed the broken road
That led me straight to you


* catatan :
Kawan, ini aku. Tak banyak yang bisa aku utarakan. Aku bersaksi terhadap ketetapan Tuhanku yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Inilah hidupku yang tak selalu memperoleh apa yang aku inginkan, tapi teramat bahagia dengan semua anugerah yang Ia berikan. Aku merencanakan masa depanku, aku berusaha untuk hidupku, aku menentukan pilihan dalam jalan hidupku. Dan Takdir Tuhan ada di ujung usahaku. Meski seluruh semesta bersaksi di jalanku yang patah, namun aku bahagia bisa merasakan anugerah-Mu di tengahnya. That led me straight to YOU

Tuhan, terimakasih atas kebahagian yang sedang aku alami saat ini,,,
"berdamai dengan ketetapan-Mu"

                        

Balonku

Posted on February 14, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: Uncategorized.

Ini_aku

Ree^_^Yie

Tuhan…
Ini aku
telah kutiup balonku sekuat tenaga
dan kini sedang kulepaskan
maksud hati mengarah pada bintang
namun ku tahu,
Engkaulah yang Maha Menentukan
kemana arah balonku kan berlabuh…

Sungguh!
dimanapun, aku akan selalu tetap bersyukur…

PenCinta-Mu

Hantu Tengah Malam

Posted on January 29, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: Uncategorized.

        Turtles Can Fly

10702313_det_1

Ree^_^Yie

Ada
siratan mengusik keheningan malam ini

Ada Cinta termaktub dalam ketegaran anak-anak

Ada
benci menganga terhadap mereka

PENJAHAT CINTA!!!

Terhinalah mereka yang angkuh bahkan menodai Cinta

 

 

Ada
perang bagi segelintir mereka

Ada
tangis dan derita bagi seluruhnya

 

 

Ada
arti yang mereka tuturkan dalam keperkasaan

Ada
anugerah penuh makna dalam kegetiran hidup mereka

Senjata dan ranjau mewarnai kehidupannya

Bergelimpangan marabahaya mereka meruak nasib

 

 

Adakah layak hidup seperti ini bagi mereka?

Duhai tunas-tunas impian penonggak masa depan

Duhai mutiara pewarna hidup yang cemerlang

Duhai singa-singa kecil penguasa rimba kelak

 

 
Tutur polosmu di tengah kepedihan itu

Riak perjuanganmu di antara kemunafikan ini

Derap beranimu di tengah kebiadaban mereka

Kobar,

Kobarkan selalu !!!

 

Nyala,

Terus nyalakan lentera itu!!

 

Duhai engkau guru dalam kejujuran dan kebaikan nan lugu

Duhai engkau pemimpin dalam keberanian sejati

 

 

Aku benci perang !

 

Teramat benci !!!

 

 
NB :

    Bayangan yang mengusik tengah malamku
bagaikan hantu adalah mereka. Anak-anak yang diceritakan dalam film ini. Rasa
ini begitu berkecamuk dan tak bisa kuuraikan.   

      Ada marah, haru, dendam, Cinta, takjub,
sedih, salut, malu dan SADAR. Aku marah pada mereka yang secara egois dan dungu
menyebabkan derita bagi jutaan manusia yang lain, haru atas kegetiran hidup
para pengungsi perang, dendam bagi mereka yang masih mengacuhkan kepahitan
nasib orang lain demi kepuasan nafsu binatang mereka, Cinta pada anak-anak yang
hidup di tengah marabahaya ini, takjub atas kekuatan dan daya tahan untuk tetap
berjuang hidup meski dengan bekerja mengumpulkan ranjau ataupun memegang
senjata, sedih karena tak kuasa melakukan apa-apa untuk meringankan beban
mereka, salut pada mereka sebagai guru memberi arti kepemimpinan, keberanian
dan perjuangan, malu karena belum ada secuilpun kesucian hidup dan jiwa mereka dibanding
dengan diri yang lemah ini dan sadar bahwa…………….. begitu banyak Cinta yang
harus dibagi.

 

     Aku sangat menyukai aktivitas
Cintanya Satellite (pemeran utama) terhadap Argin dalam film ini.
Membuatku semakin yakin bahwa Cinta sesungguhnya tak mengenal batas usia. Tidak
orang tua, remaja maupun anak-anak. Kelirulah mereka yang melarang anak-anak
untuk belajar menCinta. Jika kau masih bertanya apa itu Cinta, matikan TV dan
Radio yang penuh dengan roman picisan itu sejenak dan pandanglah bola matanya,
di sana, ada sejuta Cinta yang akan kau mengerti bila kau mau berusaha untuk
memahami. Dan masihkah kau mengira dirimulah yang lebih segalanya dari mereka?
Ingat, yang membedakanmu hanyalah rentang waktu dalam umur, selain itu kita
tidak tahu.

Sebuah Melodi Hati

Posted on January 17, 2008 by gek-nana-jegeg-sajan.
Categories: review.

 

Guitar

Sebuah Melodi
Hati

(masih tentang Cinta, kali ini
dalam Ayat-Ayat Cinta)

Ree^_^Yie

 

Mungkin karena
komentar sahabatku Rum, yang secara sepihak aku putuskan sebagai partner dan
pembimbing langsung dan tak langsungku dalam belajar menulis, akhirnya aku putuskan
untuk menguraikan pemikiranku tentang Ayat-Ayat Cinta ini

 

        Sebagai sebuah novel bestseller yang difilmkan tentu ada
nilai lebih dalam Ayat-Ayat Cinta. Pertanyaannya, Apa itu?? Apakah hanya sebuah
euforia kisah-kisah Cinta Islami ??Atau euforia  gaya hidup negeri di Timur Tengah, yang
dengan jelas menginspirasi saudari2ku untuk berfoto dengan cadar layaknya tokoh
wanita utama Aisyah?? Atau memang ada suatu nilai lebihnya?? Ayo! bersamaku
kita telaah rahasia di balik kesuksesan novel ini (lebih baik kau membaca dulu,
duhai … ^0^ )

 
       
Aku hampir sepakat dengan pendapat yang mengatakan bahwa
novel ini hanya menjual mimpi-mimpi lelaki. Hidup sederhana apa adanya, namun
diCintai oleh 4 wanita yang luar biasa, tak hanya cantik tapi memiliki karakter
dan cerita yang unik-unik dan mengagumkan. Hidup sederhana apa adanya, namun diCintai oleh orang-orang
disekitarnya, diperhatikan, dibantu dalam keadaan susah, memiliki sahabat
dimana-mana. Hidup sederhana apa adanya, namun menikah dengan istri yang cantik
bak bidadari, lemah lembut, sholehah dan taat pada suami, cerdas, dewasa namun
bisa bersikap manja dan romantis, harta melimpah yang tak kan habis tujuh turunan dan menCintai dengan sepenuh hati.Jujurlah para lelaki dan kesampingkan sedikit ego kita , siapa
yang tidak mau menjalani hidup seperti ini ???.Sayangnya dalam kehidupan di
bumi, tak semua orang yang hidup sederhana apa adanya bisa menikahi gadis
cantik, pintar dan kaya (too good to be true, Man!). Jadi hampir benarlah
kiranya kalau cerita ini hanya menjual mimpi.

 
       
Mungkin memang tidak pantas rasanya kalau novel ini
disebut romantis dan penuh dengan makna perCintaan sepasang kekasih. Cinta
–bagiku- seharusnya berupa aktivitas “aktif” untuk menggapai keagungan Cinta
itu sendiri melalui pergulatan yang melelahkan untuk membuat suatu keputusan
tindakan dan akhirnya dengan penuh kerelaan dan keyakinan melakukannya. Hal
ini, TIDAK tergambar dalam karakter tokoh utamanya. Fachry (lelaki “beruntung
dan hanya dalam mimpi” yang kita bicarakan ini) tidak berbuat begitu banyak
dalam meraih Cinta Aisyah. Tak ada kiriman Surat Cinta penuh pujian (misal : Aisyah, dimataku
kau begitu sempurna dan indah :p)  ataupun Bunga Mawar untuk Aisyah. Tak pernah
Fachry harus bercukur, memakai baju mahal, berbicara sok cool dan dewasa (behave maksudnya), atau mengumbar guyon dan
cerita menarik lainnya untuk membuat wanita tertarik. Fachry-pun tak melakukan
apa-apa yang menurut kita disebut –pengorbanan- untuk menikahi Aisyah. Tak ada
kata, perbuatan dan niatpun belum (Ingat, saat itu Fachry memang memiliki
rencana masa depan, namun dia belum berpikir tentang menikah. Menikah merupakan
tawaran yang ia terima dari Gurunya mengaji). Dan tidak adil bukan, ketika
akhirnya Fachry bisa menikahi Aisyah?. MIMPI KALI YEE…! Padahal di atas bumi ini,
ada seseorang yang selama bertahun-tahun
telah berusaha dengan keras untuk menCintai manusia dambaannya, tak terhitung
jumlah pesan Cinta yang ia kirimkan, bunga mawar yang ia berikan, pengorbanan
yang ia lakukan untuk menCintai orang ini dan hanya untuk mendapat
perhatiannya.. (You can love me either
hate me, but please don’t ignore me…
). Apakah kamu pernah punya pengalaman
yang sama??? ( Aku doakan kesuksesan untuk semua Pejuang Cinta di atas bumi,
Ayo tetap Berjuang kawan !!!)

     Jika memang Mimpi, mengapa begitu banyak orang yang
tertarik?  Apa semua orang suka bermimpi?
Dan lebih anehnya lagi, Fachry : tipe lelaki sederhana apa adanya, tidak kaya
dan tidak ganteng (rasanya tidak pernah disebutkan bagaimana perawakan wajah Fachry)
begitu diCintai dan diidam-idamkan para wanita. Dan tak jarang lelakipun
bermimpi dan meniru gayanya Fachry untuk menarik wanita (maaf kawan, entah
mengapa pikiranku selalu negatif dengan lelaki-lelaki seperti ini, just be
yourself dude
:p). Adakah memang ini dikarenakan oleh karakter Fachry yang
soleh, taat beragama, pekerja keras, sopan (juga pada wanita) tegas, dewasa,
tidak sombong, rajin, trampil, berwibawa, hemat, cermat dan bersahaja ? (lama-lama
kayak Dasadharma Pramuka nie, hehehe).

     Mungkin aku ingin sedikit berbagi tips untuk para lelaki,
bahwa sekarang banyak wanita yang mengidamkan pasangan hidup bukan dari apa
yang terlihat mata tapi apa yang dirasakan hati. Tidak harus menjadi ganteng,
mandi susu, pake minyak rambut berlebih bahkan sampai operasi plastik untuk
menarik perhatian wanita. Karena yang mereka butuhkan sebenarnya adalah uluran
tangan dikala galau dan rapuh menghadapi rintangan, perhatian dan dukungan
dalam menapaki jejak-jejak kehidupan. Toh
tidak hanya kaum hawa saja yang punya istilah inner beauty, tapi kaum lelaki-pun memiliki inner handsome (:p) atau mungkin lebih tepatnya kharisma. Yang
tercermin dalam karakter penuh kemandirian dan kedewasaan. Dan mungkin
karakter-karakter inilah yang sangat terkesan dari tokoh utama kita Fachry yang
membuat sebagian besar pembaca wanita tergila-gila dan terinspirasi. Dan bagi
sahabat-sahabatku yang wanita, yang mulai mencari pasangan hidup bukan
berdasarkan fisik dan materi semata, two thumbs up for you sis! (rasanya aku sedang menceritakan curahan hati
pribadiku semata nie :p)

         Namun kawan, jika memang tentang karakter tokoh utama
yang membuatnya bernilai bestseller dan difilmkan, rasanya kharisma
karakter-karakter seperti ini bukanlah sesuatu yang baru. Menurutku banyak
novel-novel tak hanya Islami yang menggambarkan karakter tokoh utama yang
sederhana namun memesona yang tak kalah dengan Fachry. Salah satu tokoh fiksi
kegemaranku adalah Jean Valjean, tokoh utama dalam film Les Miserable yang
disutradarai oleh Bille August . Valjean dalam film ini dikisahkan sebagai
seorang yang berhati jujur dan tulus. Meski ada banyak sekali fitnah dan
kejahatan yang terjadi padanya, dia tidak pernah berusaha untuk membalas,
bahkan di akhir film ini Valjean Sendiri yang memaafkan dan melepaskan orang
yang selalu membencinya, Javert.  Tokoh Valjean
ini secara nyata telah menunjukkan padaku bahwa being kind ain’t for fool. Orang baik bukan berarti bodoh dan mudah
diperdaya. Menjadi orang baik itu berat dan butuh komitmen yang berkelanjutan
dan tidak memalukan. Selain itu bagaimana dengan tokoh Minke dalam tetralogi Buru karya Pramoedya Anata Toer? Tokoh ini juga tidak
kalah berkharisma bahkan ada makna-makna nasionalisme dan urat-urat perjuangan
yang tersirat di dalamnya.

 

         Jadi, apakah kita sepakat bahwa cerita dari Ayat-Ayat
Cinta ini masih terlalu mengawang-awang dan penggambaran kharisma tokoh
utamanya yang dewasa dan sederhana masih umum dan tidak terlalu spesial? Jika
memang demikian, lalu apakah yang membuat novel ini begitu menarik dan
digemari?

 

……………….

 

     Dalam sebuah lamunan panjang meresapi makna cerita
Ayat-Ayat Cinta ini akhirnya aku sampai pada sebuah titik cerah, aha! Buatku
ada satu hal yang lebih dan menarik dalam novel ini. KEYAKINAN! ( ya, deskripsi
pemikiran dan kata-kata tokoh utama yang penuh dengan Keyakinan, sahabatku)
Kuatnya keyakinan ini  mempengaruhi watak
dan perilaku para tokoh-tokoh di dalamnya. Dan keyakinan ini kawan, bukan pada
prinsip semata, tapi pada Tuhan. Hanya karena teman-teman satu apartemennya
yakin dengan Cinta Tuhan-lah mereka menjadi pribadi yang sholeh, penolong dan
saling berbagi bagaikan saudara kandung. Hanya karena ingin lebih menjadi
pribadi yang diCintai Tuhan-lah, Aisyah memutuskan untuk memilih Fachry yang ia
yakin bisa menjadi pembimbing dan teman dalam perjalanannya menCinta Tuhan. Dan
karena keyakinan akan segala sesuatu yang ia lakukan diperhatikan oleh
Tuhan-nya maka Fachry melakukan hal-hal yang dianjurkan oleh Tuhan dan menjauhi
larangan-Nya. Setiap pendeskripsian apa yang ada di dalam benak Fachry, selalu
penuh dengan keyakinan untuk semakin mendekatkan diri dengan Cinta Tuhan. 

 
     Dalam cerita-cerita fiksi lain yang pernah kubaca, banyak
berisi tentang pemikiran tokoh utama terhadap sesuatu, perkembangan dunia,
watak dunia. Manusia memikirkan manusia. Andrea Hirata menurutku sangat apik
menguraikan hal ini dalam tetraloginya yang dimulai dengan Laskar Pelangi. Bagaimana
Ikal memperhatikan dan mengagumi watak sahabat-sahabatnya, Lintang, Mahar, dll.
Bagaimana Ikal melihat ketidakadilan yang terjadi di depan mata antara Si Kaya
dan Si Miskin, Si Sombong dan Si Lemah. Melalui pemikiran-pemikiran Ikal aku
bisa mengerti bagaimana ia bergaul dengan temannya, bagaimana keadaan sosial di
Pulau Belitong kampung halamannya. Begitupun masterpiece tretalogi Buru milik Pramoedya Ananta Toer yang diawali
dengan Bumi Manusia yang lebih membuatku terkesan dengan penggambaran keadaan
Indonesia di masa kolonialisme belanda,
kompeni
.Semuanya bercerita banyak tentang pemikiran mereka terhadap
manusia lain. Perbedaan yang mereka temui dan bagaimana proses menghadapi
perbedaan tersebut. Tapi Fachry tidak. Menurutku, penggambaran pemikiran di
dalam benak Fachry bukan hanya bagaimana manusia memikirkan manusia dan keadaan
di sekitarnya, tapi juga manusia memikirkan Tuhan yang menciptakan dan mengatur
keadaan tersebut. Novel ini menggambarkan bagaimana kehidupan manusia  berkomunikasi dan bercengkrama dengan Tuhannya
dalam setiap menit dan detik.

 

         Selama ini menurutku anggapaan orang tentang orang yang
membicarakan ataupun mendiskusikan tentang Tuhan itu seperti sales yang nawarin
dagangan (maap jika menyinggung, ini hanya pendapatku) , Tabu, dihindari.
Menurutku tidak. Mengapa orang lebih suka ngomongin
orang lain untuk membunuh waktu tapi tidak untuk Tuhannya. Aku kurang sepakat
kalau ada yang bilang itu hanya hubungan pribadi manusia dengan Tuhannya. Menurutku
itu hanyalah sebuat muslihat untuk menyembunyikan kekurangan dan sekidit angkuh
untuk berbagi ilmu dan merasa sudah berkecukupan dengan yang ia miliki. Pembicaraan
tentang Tuhan itu tidak tabu, hanya masalah tempat dan waktu. Mungkin apa yang
membuat orang enggan karena ini masalah keyakinan seseorang. dan setiap orang
punya keyakinan beda, prinsip pandangan hidup beda. Pada umumnya orang
cenderung kurang menerima perbedaan apalagi terhadap sesuatu yang bersifat
prinsipil seperti keyakinan. Adakah karena ia takut kebenaran miliknya salah?
Dan ia akan dipusingkan untuk mencari kebenaran yang lebih benar? Seperti
kebanyakan pelajar yang biasanya menolak untuk mendiskusikan jawaban beberapa
saat setelah selesai ujian, karena takut salah bukan? Sering orang tak bisa
bersatu karena berbeda keyakinan. Kalau ini masalah yakin pada Tuhan yang Esa, Pencipta,
Besar Penyayang, mengapa tetap masih berbeda. Aneh bukan?

 

          Dalam sebuah kelas mengenai globalisasi yang pernah aku
ikuti, dikisahkan sebuah cerita yang menggambarkan tentang definisi dari
globalisasi. Dalam cerita itu, dikisahkan para ilmuwan adalah orang-orang dengan
mata tertutup yang sedang mengitari seekor gajah dan menebak benda apakah itu.
Ilmuwan yang berada di bagian depan dan meraba belalai mengatakan bahwa ini
adalah ular karena dia merasa menyentuh sesuatu yang panjang. Sedangkan ilmuwan
di bagian belakang gajah mengatakan ini adalah bantal karena dia merasa
menyentuh sesuatu yang empuk, kenyal dan lebar. Dan semua ilmuwan itu memiliki
definisi yang berbeda-beda dari seekor gajah. Begitulah orang memandang
globalisasi, tidak ada definisi yang pasti. Ada
yang beranggapan globalisasi sebagai proses perkembangan dunia menuju ke arah global
dimana batas negara semakin memudar adapula yang berpandangan bahwa globalisasi
hanyalah proyek negara maju untuk menyebarkan kapitalnya untuk menguasai negara
miskin sebagai bentuk kolonialisme modern. Dalam sudut pandang budaya,
globalisasi adalah semakin meluasnya budaya-budaya barat, namun ada yang
memandang globalisasi membuat menguatnya identitas lokal untuk melindungi diri
dari kepudaran.

 

         Dan aku ingin meminjam logika gajah dan orang buta untuk
mendefinisikan makna dari sebuah kebenaran tentang Tuhan. Adakah yang bisa
dengan jelas dan pasti menceritakan kebenaran tentang adanya Tuhan dan segala
kekuasaan-Nya atas semesta jagat raya ini? Selama ini perjalanan manusia dalam
mencari kebenaran tentang Tuhan sama seperti ilmuwan buta yang meraba gajah. Berbeda-beda. Ada yang bilang
Tuhan itu begini atau begitu, Tuhan melarang ini menganjurkan itu. Padahal yang
kita maksud itu ya hanya satu, Tuhan Yang Maha Esa. Andai saja satu diantara
orang buta itu adalah kita, apa yang akan kau lakukan kawan?  Akankah kau merasa cukup dengan pemikiran yang
engkau miliki sekarang? Atau engkau bahkan sedikit angkuh dengan mengatakan
dirimulah yang paling benar dan yang lainnya sesat? Atau maukah engkau membuka
hati dan pikiran untuk berdiskusi dengan orang lain guna mencapai kebenaran
yang lebih? Bagiku, orang yang yakin akan Tuhan tidak akan pernah merasa cukup
di dalam ilmu karena ia tahu bahwa ciptaan-Nya sedemikian luas dan tak
terhingga. Bagai padi yang semakin berisi semakin merunduk. Menurutku itulah
keyakinan yang bijaksana, keyakinan yang bukan hanya sebuah proses linear namun
berkesinambungan. Dari tidak tahu menjadi tahu lalu yakin dan ada evaluasi dari
keyakinan itu untuk mencapai keyakinan yang mendekati benar. Aku ingat pesan
seorang sahabat, Yakinlah tak ada yang paling benar selain KEBENARAN itu
sendiri. Jangan pernah puas untuk satu jawaban.

 

        Keyakinan juga tak hanya tersirat pada sang tokoh namun
juga si penulis. Membaca tulisan Habiburrahman El Shirazy atau yang biasa dipanggil
Kang Abik ini, aku tidak bisa membayangkan bagaimana wajah ataupun perilaku si
penulis (sebelum membaca profil di halaman terakhir tentunya). Namun aku bisa
merasakan keyakinannya. Pemahamannya yang mendalam tentang Tuhan dan makna
Cinta.  Begitulah yang aku rasakan dalam
membaca sebuah tulisan. Bagiku, tulisan yang menarik adalah tulisan yang
ditulis dengan penuh keyakinan. Menulis itu pekerjaan yang susah dan penuh
dengan pergulatan dalam kesunyian. Maka tulisan yang menarik adalah tulisan
yang bisa memberikan kesan kuat akan keyakinan si penulis . Dan inilah
tantangan terbesarku dalam belajar menulis. Aku suka membaca blog teman-temanku
yang cukup aktif menulis. Ada begitu banyak niat dan kepentingan  yang tersirat dalam tulisan-tulisan yang
kubaca. Salah satu tulisan yang menyiratkan kuat keyakinan si penulis adalah
tulisan-tulisan yang ada di blog sahabatku Rum ( http://www.kafe-sophie.blogspot.com/
) aku tertarik dengan keyakinannya akan Cinta yang sebenarnya bukan sesuatu
yang baru namun mungkin sering dilupakan.

 

        Dan inilah yang dibawa Ayat-Ayat Cinta. Sebuah proses
pergulatan pemikiran Cinta manusia pada Tuhan. Kegiatan fisik namun lebih pada
jiwa yang aktif untuk mencapai kebahagiaan dalam Cinta Tuhan. Pengorbanan-pengorbanan,
komitmen-komitmen untuk Tuhan. Bagaimana Fachry melawan teriknya panas matahari
yang seolah-olah membuat meleleh hanya untuk memperbaiki pembacaannya terhadap
Ayat-Ayat Cinta Sang Penyayang. Bagaimana ia berperilaku sopan terhadap
siapapun meski berbeda keyakinan, karena ia yakin mereka semua adalah sama ,
ciptaan Tuhan. Dzat yang Fachry paling Cintai. Sama seperti kita mungkin,
barang-barang milik orang yang kita Cintai akan terasa begitu berharga hingga
kita akan berusaha menjaganya sehingga tidak membuat orang yang kita Cintai
kecewa. Jika kau pernah mengaku begitu rindu pada kekasihmu adakah kau pernah
berkali-kali membaca  surat
Cinta pertamanya dan melafazkan huruf demi huruf yang ia tuliskan dengan penuh
penghayatan? Dan setiap kata yang dilafazkan membuat hatimu semakin teriris dan
menambah kerinduan untuk segera berjumpa dengannya? Bagiku, penggambaran
perilaku dan terutama pergulatan di dalam pikiran Fachry sangat mengguncang ruang
pertapaan jiwaku. Jika aku yakin pada Tuhan, Adakah diri ini pernah begitu
rindu pada-Nya melebihi rindu-rindu pada kekasih atau apapun di dunia? Pernahkah
aku memimpikan kebahagiaan yang sangat sejati bersama Tuhan melebihi
kebahagiaan bersama kekasih? Bahkan
dalam mimpipun tak pernah terbersit keinginan terdalam untuk berjumpa
dengan-Nya. Ketika dalam tidurnya Fachry sering bermimpi menbaca Ayat Ayat
Cinta Sang Maha Suci, adakah diri ini pernah bermimpi seperti itu? Kalau dalam 24
jam tidak ada barang 30 menitpun aku sempatkan waktu untuk  mengingat keagungan Ayat-Ayat paling romantis
di dunia ini. Pesan Cinta Tuhan pada makhluk-Nya. Fachry membantuku melihat
keyakinan bahwa dalam hidup, ia hanya perlu Cinta Tuhan dan dia akan mendapat
semua Cinta di bumi. Sekali lagi kawan, ini bukan hanya cerita tentang Cinta
manusia pada manusia.

 

     Memang tidak banyak deskripsi tentang Cinta maupun
aktivitasnya yang tergambar dalam novel ini. Namun yang berbeda dari novel
Cinta ini adalah, secara tersirat namun pasti novel ini menggambarkan tentang
siapa yang menciptakan Cinta itu dan meniupkannya dalam ruh kita. Maaf bukan Cupid maksudku, tapi Tuhan. Asal muasal
Cinta. Sebuah kesadaran yang melebihi deskripsi makna Cinta itu sendiri. Dan
menariknya, ini dalam bentuk novel, bukan ceramah agama, buku-buku agama, namun
melalui cerita yang makna ke-Tuhan-annya tersirat dengan lembut dan tidak
memaksa.

 

         Akhirnya, inilah yang kutemukan dalam mencari jawaban
atas pertanyaannya “Apa yang menarik dari Ayat-Ayat Cinta?”. Bagaimana dengan
jawabanmu kawan? Namun, ada satu pertanyaan terakhir yang ingin aku utarakan
namun tak ingin aku coba menjawab, karena bagiku pertanyaan ini mendekati
retoris. Jika memang begitu banyak yang
menyukai novel bestseller yang difilmkan ini, adakah memang mereka merindukan
Cinta Tuhannya?  atau hanya ilmuwan buta yang terkena euforia?

Ayatayat_cinta

 

NB :

· Saat sedang menulis review ini, aku belum menonton film
Ayat-Ayat Cinta. Dan aku bertanya-tanya akankah filmnya pun menyematkan makna
akan Keyakinan dan keindahannya ini, atau hanya sebuah euforia kisah Cinta gaya Islami yang dikomersialkan?